Dua remaja yang sama-sama baru berusia 14 tahun, menjalin hubungan asmara yang sangat maut dan mengerikan.TARUHAN BOLA
Pasangan kekasih emaja ini benar-benar sudah gelap mata dan tak jelas orientasinya. Mereka merencanakan pembunuhan sadis kepada ibu remaja perempuan dan adiknya yang masih berusia 13 tahun.
Rencana pembunuhan itu begitu matang mereka lakukan. Usai melakukan aksi setannya, pasangan remaja ini tak ada rasa panik ataupun ketakutan. Padahal sudah menghilangkan nyawa dua orang terdekatnya.
Remaja putri itu adalah Kim Edwards dan kekasihnya bernama Lucas Markham. Sedangkan yang mereka bunuh adalah Liz Edwards, ibu kandungnya Kim Edwards, dan adiknya bernama Katie Edwards.
Saat itu, Liz Edwards sedang tidur di rumahnya di Spalding, Lincs, Inggris pada April 2016. Tanpa banyak membuang waktu, Lucas menusuk lehernya dengan pisau dapur hingga tewas.
Kemudian, Lucas juga menusuk adik Kim Edwards, Katie Edwards, hingga tewas.
Herannya, setelah melakukan aksi pembunuhan berencana itu, Lucas dan Kim merayakan kesuksesannya dengan makan cake dan es krim. Setelah itu, mereka melakukan hubungan seks layaknya suami-istri.CASINO ONLINE
Di persidangan terungkap Lucas sebagai eksekutornya, sedangkan Kim memberi bantuan untuk melancarkannya. Bahkan, rencana pembunuhan itu datang dari Kim.
Dihukum 17 Tahun Penjara
Setelah terbukti bersalah, Jumat (9/6/2017), Pengadilan Nottingham Crown menjatuhkan hukuman 17 tahun penjara.
Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan jaksa 20 tahun penjara.
Pembunuhan ini benar-benar menghebohkan Inggris dan hingga kini masih diingat.
Banyak yang tak menyangka, anak sekecil itu sudah punya rencana keji membunuh ibu dan adik kandungnya sendiri.
Yang mengherankan, mereka kemudian merayakan pembunuhan itu dengan melakukan hubungan intim. TOGEL ONLINE
Dalam persidangan, Kim semula membantah tidak membunuh ibu dan adiknya. Sementara, Lucas mengaku membunuh keduanya dengan pisau dapur.
Namun, dia melakukan itu atas keinginan pacarnya, Kim. Meski sempat mengelak, pengadilan akhirnya mampu membuktikan bahwa otak pembunuhan itu adalah Kim Edwards.
"Ini kebrutalan yang sudah merembes di setiap pori-pori gadis itu," kata jaksa Peter Joyce QC menggambarkan kebrutalan Kim kepada ibu dan adik kandungnya.
"Anda tahu hasil interview dua anak ini dengan polisi bagaimana mereka dengan tenang melakukan pembunuhan. Anda tahu betapa dinginnya mereka," tambahnya.
"Lihat saja bagaimana mereka membuat rencana sedetil itu dan kemudian melaksanakannya dengan dingin," lanjutnya.
Dalam persidangan, terungkap bahwa Kim memang punya dendam terhadap ibunya.
Ia mengaku merasa ibunya memberikan perlakuan beda terhadap dia dan adiknya.
Kim juga sempat dititipkan ibunya ke panti anak nakal, setelah ia dimarahi habis-habisan oleh ibunya.
Kim bahkan sempat berusaha bunuh diri, satu tahun sebelum aksi pembunuhan ini. Tapi, Anda juga tahu bahwa si gadis (Kim) yang menjadi otak pembunuhan," tegas Jaksa.
Dalam pengakuannya kepada polisi, Kim mengatakan, "Kami memastikan segalanya berjalan baik. Dia (Lucas) sempat bertanya kepada saya apakah saya masih ingin meneruskan, dan saya jawab iya."
Hakim Mr Justice Haddon-Cave mengatakan, "Ini sangat sulit dan kasus penting."
Saya ingin berterima kasih kepada polisi dan mereka yang melakukan investigasi. Ini kasus pengecualian. POKER DOMINO99 ONLINE TERPECAYA
Posting Komentar