Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima Habib Sting dan keluarganya yang datang ke kediamannya di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Senin
Pria yang akrab disapa Ahok ini mengunggah foto kebersamaannya dengan Habib Sting melalui akun Instagram-nya, @basukibtp.
Melalui foto tersebut, Ahok berharap pembangunan kompleks makam Mbah Priok bisa berjalan lancar.
"Terimakasih atas kedatangan Habib Abdulloh Bin Abdurrahman Alaydrus (Habib Sting) dan keluarga ke rumah, semoga silaturahmi ini tetap terjalin dengan ikatan persaudaraan. Besar harapan kami pembangunan komplek makam Mbah Priok akan berjalan lancar, sehingga dapat dirasakan manfaatnya untuk orang banyak," tulis Ahok di akun instagramnya.
Habib Sting merupakan ahli waris dari Al-Habib Hasan bin Muhammad Al-Hadad atau Mbah Priok.
Saat masih cuti kampanye, Ahok pernah mengunjungi makam Mbah Priok.
Setelah aktif kembali sebagai gubernur, Ahok mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta untuk melindungi makam Mbah Priok di Jakarta Utara dan diberlakukan seperti kawasan cagar budaya.
Adapun maksud kata "diberlakukan seperti cagar budaya" lantaran setiap pekannya, puluhan ribu peziarah datang ke tempat tersebut.
Dengan demikian, Pemprov DKI Jakarta berkewajiban menjadikan makam seluas 3,4 hektar itu sebagai salah satu tujuan wisata.
Sebelumnya, saat mendatangi Makam Mbah Priok, Ahok berjanji membantu pembangunan Makam Mbah Priok di Jakarta Utara sebagai destinasi religius di DKI Jakarta.
Ahok berencana membantu mencarikan anggaran untuk pembangunan sejumlah fasilitas penunjang di Kompleks Makam Mbah Priok.
Anggaran pembangunan itu akan digunakan untuk membangun fasilitas, seperti mempercepat pembangunan masjid, tempat tinggal para santri, tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL), lapangan parkir, taman bermain, dapur, kandang hewan, dan toilet.
Ahok ingin menjadikan makam tersebut memiliki standar internasional. Adapun anggarannya akan menggunakan corporate social responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan.
"Kami juga minta PT Pelindo ikut bantu, beberapa pengusaha akan bantu CSR, sehingga ini akan jadi situs ziarah yang membanggakan bukan hanya untuk Jakarta untuk Indonesia juga. Orang luar negeri akan tahu pernah datang ke sini," ujar Ahok usai mendatangi Makam Mbah Priok,
Adapun desain pembangunan Kompleks Makam Mbak Priok telah dibuat pengelola makam. Oleh karena itu, yang diperlukan saat ini hanya anggaran pembangunan.
Ahok juga akan membantu sertifikasi lahan Makam Mbah Priok atas nama Yayasan Mbah Priok.
Ini dilakukan agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan lahan itu untuk kepentingan pribadi. Lahan di Komplek Makam Mbah Priok memiliki luas 3,4 hektar.
"Makanya tempat ini harus disertifikasi atas nama Yayasan Mbah Priok sehingga siapa pun tidak bisa merebut atau menjual, apalagi ini sudah ditetapkan sebagai kawasan yang diberlakukan seperti situs cagar budaya dan itu dilindungi," kata Ahok.
"Sehingga tempat ini tidak bisa lagi dijual jadi kontainer, pelabuhan, itu tidak bisa lagi," ujar Ahok.
Posting Komentar